Universitas Trunojoyo Madura

universitas di Indonesia

Universitas Trunojoyo Madura (UTM) adalah perguruan tinggi negeri yang terletak di Jalan Raya Telang, Kamal, Bangkalan, Jawa Timur di Pulau Madura, Indonesia. Universitas Trunojoyo Madura dahulu merupakan universitas swasta yang resmi menjadi perguruan tinggi negeri berdasarkan Keputusan Presiden tanggal 5 Juli 2001.[1] Perguruan tinggi ini diresmikan pada tanggal 23 Juli 2001 oleh Presiden Abdurrahman Wahid. Universitas Trunojoyo Madura merupakan perguruan tinggi negeri ke-7 di Jawa Timur.

Universitas Trunojoyo Madura
Lambang Universitas Trunojoyo Madura
Nama sebelumnya
Universitas Bangkalan Madura
Moto"UTM APiK (Amanah, Peduli, Kreatif)"
JenisPerguruan Tinggi Negeri
Didirikan23 Juli 2001
Lembaga induk
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
RektorDr. Safi', S.H., M.H.
Jumlah mahasiswa21.000 (per 2019)
Alamat
Jalan Raya Telang, Kecamatan Kamal
,
Bangkalan, Madura, Jawa Timur
KampusSuburban: Kampus Bangkalan
WarnaBiru dongker  
Nama julukanUTM
Situs webwww.trunojoyo.ac.id

Universitas Trunojoyo Madura dibangun di atas lahan seluas 28,5 hektare, yang terletak lima kilometer dari Pelabuhan Kamal Madura dan 15 km dari Bangkalan.[butuh rujukan]

Sejarah

Universitas Trunojoyo Madura merupakan perkembangan dari Universitas Bangkalan Madura (Unibang) yang berdiri pada tahun 1981 melalui Yayasan Pendidikan Kyai Lemah Dhuwur MKGR Bangkalan.[2] Saat masih menjadi universitas swasta, Unibang hanya memiliki tiga fakultas, yakni Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Teknik. Unibang kemudian mengalami perubahan status dari perguruan tinggi swasta menjadi perguruan tinggi negeri berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 85 Tahun 2001 tanggal 5 Juli 2001.

Perubahan status Unibang menjadi UTM diresmikan pada tanggal 23 Juli 2001. Dalam sambutannya Abdurrahman Wahid sebagai Presiden Republik Indonesia pada waktu itu, mengatakan bahwa salah satu keinginan masyarakat Madura untuk memiliki universitas negeri telah tercapai.[3]

Identitas

Lambang UTM

Lambang

  • Bingkai segi lima melambangkan Pancasila
  • Delapan penjuru bintang melambangkan kebesaran Majapahit Raya dalam Cakra Surya Kencana (Wawasan Nusantara Raya). Pangeran Trunojoyo ingin melanjutkan Wawasan Nusantara dari Sultan Agung.
  • Tombak melambangkan perjuangan Pangeran Trunojoyo melawan penjajah
  • Luk tiga melambangkan tridharma perguruan tinggi
  • Cakra melambangkan kebesaran Bangkalan
  • Buku melambangkan keilmuan
  • Perahu Lés-Alés melambangkan semangat perjuangan rakyat Madura: "Abhental ombek asapo angin" (Berbantalkan ombak, berselimutkan angin)

Himne dan Mars Universitas Trunojoyo Madura

Himne

Satukan tekad bersama membangun tanah pusaka
Menunjung tinggi cita mulia
Giat belajar dan berkarya
Demi mewujudkan cita-cita kita semua
Bertakwa kepada Tuhan teguhkan iman di dada
Berjanji setia Pancasila
Curahkan segala harapan
Bangkitkan semangat untuk menggapai masa depan
Wahai ksatria jasakan baktimu,
Siap selalu berjuang untuk bangsa dan negara,
Indonesia jaya.

Mars

Terpatri sudah semua di dalam dada
Senada dengan cita bangsa
Menggapai masa depan ceria
Rakyat cerdas dan berbudi mulia
Membangun negara
Sejalan dengan UUD empat lima
Membahanakan gema kata
Mencerdaskan kehidupan bangsa kita
Demi negara Indonesia jaya, negara pusaka
Negara pusaka, mari tuntut ilmu bersama
Universitas Trunojoyo Madura siap sedia
Kelak kita baktikan diri
Terhadap nusa dan bangsa
Berkarya dan sikap perwira
Almamater tak 'kan lupa
Universitas Trunojoyo Madura tercinta
Menjunjung tinggi harkat semua pribadi
Semoga selalu berjaya

Fakultas dan program studi

Universitas Trunojoyo menyelenggarakan beberapa program studi diploma, sarjana dan magister.[1]

  • Fakultas Keislaman (F.Kis)
    • Hukum Bisnis Syariah (S-1)
    • Ekonomi Syariah (S-1)

Unit Kegiatan Mahasiswa

Untuk mendukung proses kegiatan ekstrakurikuler dalam kampus, terdapat beberapa unit kegiatan mahasiswa (UKM), antara lain:

Unit Pelaksana Teknis

Fasilitas

Reputasi

  • Akreditasi institusi "Baik Sekali" BAN PT (2019-2024) berdasarkan No. 417/SK/BAN-PT/Akred/PT/XI/2019.[1][5]
  • Peringkat 150 di Indonesia versi Webometrics (2022).[6]
  • Peringkat 140 di Indonesia versi AD Scientific Index (2022).[7]
  • Peringkat 110 di Indonesia versi SINTA Kemdikbud RI (2022).[8]
  • Peringkat 99 di Indonesia versi UniRank 4ICU (2022).[9]

Alumni

UTM telah mencetak beberapa alumni yang menjadi tokoh di Madura dan Nasional.

Salah satunya adalah alumni dan Mantan Wakil Presiden Mahasiswa UTM, Slamet Ariyadi yang terpilih sebagai anggota DPR RI Dapil Madura periode 2019-2024.

Ach Zahid, Presiden Mahasiswa UTM 2018 dan salah satu alumni berprestasi yang melanjutkan studi di Amerika Serikat, di masa kepemimpinanannya sebagai presma ia telah menorehkan rekor pertama di Madura dengan mencetak Rekor MURI: penjahitan dan pembentangan bendera merah putih terpanjang bersama ribuan mahasiswa UTM pada HUT Ke-73 RI.

Nopek Novian, komika asal madiun merupakan alumni UTM yang saat ini telah berhasil menjuarai SUCI IX dan lolos dalam 5 besar

Referensi

Pranala luar

🔥 Top keywords: Halaman UtamaIstimewa:PencarianKejuaraan Eropa UEFA 2024KleopatraDuckDuckGoIduladhaTaqabbalallahu minna wa minkumJepangMinal 'Aidin wal-FaizinPeringkat Dunia FIFAKejuaraan Eropa UEFADavina KaramoyAhmad LuthfiTijjani ReijndersIndonesiaSunjaya Purwadi SastraRumaniaKurban (Islam)Dompet elektronikFacebookKejuaraan Eropa UEFA 2020Hari TasyrikYouTubeDaftar film Indonesia tahun 2024Joko AnwarTino KarnoAurélie MoeremansKualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 (AFC)Hati SuhitaPembunuhan Muhammad Rizky Rudiana dan Vina Dewi ArsitaSapiKevin DiksCopa América 2024Lempar jamrahXNXXYandexMichelle ZiudithGoogle TerjemahanBen Sumadiwiria