ARPANET

(Dialihkan dari Arpanet)

Advanced Research Projects Agency Network (ARPANET) adalah jaringan sambungan paket jangkauan luas pertama dengan kontrol terdistribusi dan jaringan pertama yang menerapkan paket protokol TCP/IP. Kedua teknologi tersebut menjadi fondasi teknis dari Internet. ARPANET didirikan oleh Advanced Research Projects Agency (ARPA) dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat.[1][2][3][4][5]

Peta logika ARPANET pada Maret 1977
Peta jaringan ARPANET 1974

Berdasarkan ide J. C. R. Licklider, Bob Taylor memulai proyek ARPANET pada tahun 1966 untuk memungkinkan akses ke komputer jarak jauh.[6] Taylor menunjuk Larry Roberts sebagai manajer program. Roberts membuat keputusan kunci mengenai desain jaringan.[7] Roberts menggabungkan konsep dan desain Donald Davies untuk sambungan paket,[8] dan meminta masukan dari Paul Baran.[9] ARPA memberikan kontrak untuk membangun jaringan kepada perusahaan Bolt Beranek & Newman yang mengembangkan protokol pertama untuk jaringan.[10] Roberts melibatkan Leonard Kleinrock di UCLA untuk mengembangkan metode matematika untuk menganalisis teknologi paket jaringan.[9]

Komputer pertama berhasil terhubung pada tahun 1969 dan Network Contol Program mulai diimplementasikan pada tahun 1970. Pengembangan perangkat lunak selanjutnya memungkinkan log masuk jarak jauh, transfer berkas dan surel. Jaringan tersebut berkembang pesat dan dinyatakan beroperasi pada tahun 1975 ketika berhasil melalui uji kontrol ke Badan Komunikasi Pertahanan.

Penelitian antarjaringan pada awal 1970-an oleh Bob Kahn di DARPA dan Vint Cerf di Universitas Stanford dan kemudian DARPA mengarah pada perumusan Proogram Kontrol Transmisi (TCP),[11] yang memasukkan konsep-konsep dari proyek CYLADES Prancis yang dipimpin oleh Louis Pouzin.[12] Ketika proyek ini berkembang, sebuah protokol telah dikembangkan oleh beberapa jaringan terpisah yang dapat bergabung ke jaringan dalam jaringan. Awalnya disebut sebagai IP/TCP, versi 4 dari TCP/IP dipasang di ARPANET untuk penggunaan produksi pada 1983 seteleh Departemen Pertahanan menjadikannya sebagai standar untuk semua jaringan komputer militer.[13]

Akses ke ARPANET diperluas pada tahun 1981, ketika National Science Foundation (NSF) mendanai Computer Science Network (CSNET). Pada awal tahun 1980-an, NSF mendanai pendirian pusat superkomputer nasional di beberapa universitas, dan menyediakan akses jaringan dan interkonektivitas jaringan dengan proyek NSFNET pada tahun 1986. Proyek ARPANET secara resmi dinonaktifkan pada tahun 1990, setelah terjadi kemitraan dengan industri telekomunikasi dan komputer yang membuka jalan bagi komersialisasi masa depan jaringan seluruh dunia yang baru, yang dikenal sebagai Internet.

Sejarah

Inspirasi

Secara historis, komunikasi suara dan data berdasar pada metode circuit switcing, seperti yang diterapkan pada jaringan telepon tradisional, di mana setiap panggilan telepon dialokasikan untuk sambungan elektronik khusus, ujung ke ujung, antara dua stasiun yang berkomunikasi. Sambungan dibuat dengan mengalihkan sistem yang menghubungkan beberapa kaki panggilan menengah antara sistem ini selama panggilan berlangsung.

Model tradisional jaringan telekomunikasi circuit swtiching ditantang pada awal 1960-an oleh Paul Baran dari RAND Corporation, yang telah meneliti sistem yang dapat mempertahankan operasi selama mengalami kehancuran sebagian, seperti pada perang nuklir. Dia mengembangkan model teoritis dari distributed adaptive message block switching.[14] Namun, perusahaan telekomunikasi menolak pengembangan yang mendukung model yang ada. Donald Davies di National Physical Laboratory (NPL) Britania Raya secara independen mencapai konsep yang serupa pada tahun 1965.[15][16]

Gagasan awal untuk jaringan komputer yang memungkinkan komunikasi umum di antara pengguna komputer dirumuskan oleh ilmuwan komputer J. C. R. Licklider dari Bolt Beranek and Newman (BBN), pada bulan April 1963, dalam memorandum yang membahas konsep “Jaringan Komputer Intergalaksi”. Gagasan-gagasan tersebut mencakup banyak fitur internet kontemporer. Pada Oktober 1963, Licklider diangkat sebagai kepala Ilmu Pengetahuan Perilaku dan program-program Komando dan Pengendalian di Departemen Pertahanan Advanced Research Projects Agency (ARPA). Dia meyakinkan Ivan Shuterland dan Bob Taylor bahwa konsep jaringan tersebut sangat penting dan pantas untuk dikembangkan, meskipun Licklider meninggalkan ARPA sebelum kontrak ditetapkan untuk pengembangan.[17]

Shuterland dan Taylor melanjutkan minat mereka dalam membuat jaringan, untuk memungkinkan para peneliti yang disponsori ARPA di berbagai perusahaan dan akademis lokal untuk menggunakan komputer yang disediakan ARPA, dan juga agar perangkat lunak baru dan hasil ilmu komputer lainnya cepat didistribusikan.[18] Taylor memiliki tiga terminal komputer di kantornya, masing-masing terhubung ke komputer yang terpisah, yang didanai oleh ARPA, dari ketiga komputer tersebut, satu komputer untuk System Development Corporation (SDC) Q-32 di Santa Monica, satu untuk Project Genie di Universitas California, Berkeley, dan satu lagi untuk Multics di Institut Teknologi Massachusetts. Taylor menceritakan keadaan tersebut, “Untuk masing-masing dari ketiga teminal ini, saya memiliki tiga set perintah pengguna yang berbeda. Jadi, jika saya berbicara secara daring dengan seseorang di S.D.C., dan saya ingin berbicara dengan seseorang yang saya ketahui di Berkeley, atau di M.I.T., tentang ini, saya harus memulai dari terminal S.D.C., pergi dan masuk ke terminal lain dan menghubungi mereka. Saya berkata, “Ya ampun!”, sudah jelas apa yang harus dilakukan: Jika Anda memiliki tiga terminal ini, harus ada satu terminal yang dapat pergi kemanapun anda inginkan. Gagasan tersebut adalah ARPANET."[19]

Karya Donald Davies menarik perhatian pengembang ARPANET di Simposium tentang Prinsip Sistem Operasi pada Oktober 1967.[20] Dia memberikan demonstrasi publik pertama, setelah menciptakan istilah packet switching (sambungan paket) pada 5 Agustus 1968 dan memasukkannya ke dalam jaringan NPL di Inggris.[21] Jaringan NPL yang kemudian diikuti oleh ARPANET adalah dua jaringan pertama di dunia yang menggunakan sambungan paket,[22][23] dan keduanya terhubung bersama pada tahun 1973.[24][25] Roberts mengatakan ARPANET dan jaringan sambungan paket lainnya yang dibuat pada 1970-an serupa dalam hampir semua hal dengan desain asli 1965 buatan Davie.[26]

Pembuatan

Pada bulan Februari 1966, Bob Taylor berhasil melobi Direktur ARPA, Charles M. Herzfeld untuk mendanai sebuah proyek jaringan. Herzfeld mengalihkan dana dengan jumlah satu juta dollar dari program pertahanan rudal balistik ke anggaran Taylor.[27] Taylor memperkerjakan Larry Roberts sebagai manajer program di Kantor Teknik Pemrosesan Informasi ARPA pada januari 1967 untuk bekerja pada ARPANET.

Pada bulan April 1967, Roberts mengadakan sesi desain pada standar teknis yang membahas mengenai standar awal untuk indentifikasi dan autentikasi pengguna, transmisi karakter, dan prosedur pengecekan kesalahan dan transmisi ulang.[28] Roberts memberi usulan bahwa semua komputer mainframe akan terhubung satu sama lain secara langsung. Peneliti lain enggan untuk mendedikasikan sumber daya komputasi ini untuk administrasi jaringan. Wesley Clark mengusulkan komputer mini harus digunakan sebagai antarmuka untuk membuat jaringan sambungan pesan. Roberts memodifikasi rencana ARPANET untuk memasukkan saran Clark dan menamai komputer mini tersebut sebagai Interface Message Processors (IMP).[29][30][31]

Rencana tersebut dipresentasikan pada Simposium perdana tentang Prinsip Sistem Operasi pada Oktober 1967.[32] Karya Donald Davies pada sambungan paket dan jaringan NPL, yang presentasikan oleh rekannya, Roger Scantlebury, menarik perhatian para peniliti ARPA pada konferensi tersebut.[33][34] Roberts menerapkan konsep Davies tentang sambungan paket untuk ARPANET,[35][36] dan meminta masukan dari Paul Baran.[37] Jaringan NPL menggunakan kecepatan garis 768 kbit/s dan kecepatan garis yang diusulkan untuk ARPANET ditingkatkan dari 2.4 kbit/s ke 50 kbit/s.[38]

Pada pertengahan 1968, Roberts dan Barry Wessler menulis versi final dari spesifikasi IMP berdasarkan laporan Stanford Research Institute (SRI) bahwa ARPA ditugasskan untuk menulis spesifikasi terperinci yang menggambarkan jaringan komunikasi ARPANET.[39] Roberts memberikan laporan kepada Taylor pada 3 Juni dan menyetujuinya pada 21 Juni. Setelah disetujui oleh ARPA, Request for Quotation (RFQ) dikeluarkan untuk 140 calon penawar. Sebagian besar perusahaan ilmu komputer menganggap proposal ARPA sebagai sesuatu yang aneh, dan hanya dua belas yang mengajukan tawaran untuk membuat jaringan, dan dari kedua belas tersebut, ARPA melihat hanya empat sebagai kontraktor tingkat atas. Pada akhir tahun, ARPA hanya mempertimbangkan dua kontrator, dan memberikan kontrak untuk membangun jaringan kepada Bolt beranek and Newman Inc. (BBN) pada 7 April 1969.

Tim awal BBN yang beranggotakan tujuh orang banyak dibantu oleh kekhususan teknis dari respons mereka terhadap ARPA RFQ, dan mereka dengan cepat membuat sistem kerta pertama. Tim ini dipimpin oleh Frank Heart dan termasuk juga Robert Kahn.[40] Jaringan yang diusulkan BBN hampir mengikuti rencana ARPA dari Roberts, sebuah jaringan yang terdiri dari mini komputer yang disebut Interface Message Processor (IMP) mirip dengan konsep perute, yang berfungsi sebagai gerbang jaringan yang menghubungkan dengan sumberdaya lokal. Di setiap situs, IMPs melakukan fungsi packet switching store-and forward, dan saling berhubungan dengan leased line melalu set data komunikasi (modem), dengan kecepatan data awal 56kbit/s. Komputer host terhubung ke IMP melalui antarmuka komunikasi serial kustom. Sistem, termasuk perangkat keras dan perangkat lunak sambungan paket, dirancang dan diinstal selama sembilan bulan.[31][41][42] Tim BBN melanjutkan interaksi dengan tim NPL dengan melakukan pertemuan di Amerika Serikat dan Britania Raya.[43][44]

IMP generasi pertama dibuat oleh BBN Technologies menggunakan versi rugged computer dari komputer Honeywell DDP-516, yang dikonfigurasikan dengan 24KB memori inti magnetik yang dapat diperluas dan sebuah unit akses memori langsung Direct Multiplex Control (DMC) 16 saluran.[45] DMC membuat antarmuka khusus dengan masing-masing komputer host dan modem. Selain lampu panel depan, komputer DDP-516 juga dilengkapi set khusus berupa 24 lampu indikator yang menunjukkan status saluran komunikasi IMP. Setiap IMP dapat mendukung hingga empat host lokal dan dapat berkomunikasi sampai enam IMP jarak jauh melalui saluran telepon Digital Signal 0 awal. Jaringan tersebut menghubungkan satu komputer di Utan dengan 3 komputer lainnya di California. Kemudian, Departemen Pertahanan mengizinkan universitas untuk bergabung dalam jaringan untuk berbagi sumber daya perangkat keras dan perangkat lunak.

Debat tentang tujuan desain

Menurut Charles Herzfeld, Direktur ARPA (1965-1967):

ARPANET tidak dimulai untuk membuat Sistem Komando dan Kontrol yang dapat bertahan dari serangan nuklir, seperti yang banyak diklaim sekarang. Untuk membangun sistem seperti itu, jelas, adalah kebutuhan militer besar, tetapi itu bukan misi ARPA untuk melakukannya, bahkan, kami akan sangat dikritik seandainya kami mencobanya. Sebagai penggantinya, ARPANET keluar dari rasa frustasi kami bahwa komputer untuk penelitian yang besar dan kuat di negara ini terbatas jumlahnya, dan bahwa banyak peneliti suatu penelitian, yang seharusnya memiliki akses ke mereka, namun mereka dipisahkan oleh geografis.[46]

Meskipun demikian, menurut Stephen J. Lukasik, Wakil Direktur dan Direktur DARPA (1967-1974) adalah orang yang menandatangani sebagian bear cek untuk pengembangan ARPANET:

Tujuannya yaitu untuk mengeksploitasi teknologi komputer baru untuk memenuhi kebutuhan komando militer dan kontrol terhadap ancaman nuklir, mencapai kontrol yang baik dari pasukan nuklir AS, dan meningkatkan pengambilan keputusan taktis dan manajemen militer.[47]

ARPANET memasukkan perhitungan terdistribusi, dan perhitungan berulang, dari tabel routing. Hal ini meningkatkan daya tahan jaringan dalam menghadapi gangguan yang signifikan. Routing otomatis secara teknis meragukan pada saat itu. ARPANET dirancang untuk bertahan dari kehilangan jaringan bawahan, karena alasan utamanya adalah bahwa switching node dan tautan jaringan tidak dapat diandalkan, bahkan tanpa serangan nuklir. ARPANET dioperasikan oleh militer selama dua dekade keberadaannya, hingga 1990.[48][49]

Internet Society, organisasi mengenai standar, pendidikan, akses dan kebijakan terkait internet setuju dengan Herzfeld dalam catatan kaki di artikel daring mereka yang berjudul A Brief History of the Internet:

Rumor palsu berawal dari studi RAND, mengklaim bahwa ARPANET entah bagaimana terkait dengan membangun jaringan yang tahan terhadap perang nuklir. Hal tersebut tidak benar mengenai ARPANET, tetapi merupakan aspek dari studi RAND sebelumnya tentang komunikasi yang aman. Pekerjaan selanjutnya tentang internetworking memang menekankan ketahanan dan kemampuan bertahan, termasuk kemampuan untuk menahan kehilangan dari sebagian besar jaringan yang mendasarinya.[50]

Paul Baran, yang pertama kali mengemukakan model teoritis untuk komunikasi menggunakan sambungan paket, melakukan studi RAND yang dirujuk di atas.[14] Meskipun ARPANET tidak benar-benar membagikan tujuan proyek Baran, ARPANET mengatakan pekerjaannya berkontribusi terhadap pengembangan ARPANET.[51] Elmer Shapiro dari Stanford Research Institute pada pertemuan desain ARPANET pada 9-10 Oktober 1967 menunjukkan bahwa versi metode perutean Baran ("hot potato") dapat digunakan,[52] konsisten dengan proposal tim NPL di Gatlinburg.[53]

Penerapan

Empat node pertama didesain sebagai pengujian untuk mengembangkan dan men-debug protokol 1822, yang merupakan tugas utama. Sementara semuanya terhubung secara elektronik pada tahun 1969, aplikasi jaringan belum dapat dimulai sampai Network Control Program (NCP) diimplementasikan pada tahun 1970 yang memungkinkan dua protokol host ke host pertama, log masuk jarak jauh (Telnet) dan transfer file (FTP) yang dispesifikasikan dan diimplementasikan antara tahun 1969 dan 1973. Lalu lintas jaringan mulai tumbuh begitu surel dirilis di sebagian besar situs sekitar tahun 1973.[54][55]

Empat host pertama

Log IMP ARPANET Pertama: pesan pertama yang dikirim melalui ARPANET, 10:30 PST pada 29 Oktober 1969 (6:30 UTC pada 30 Oktober 1969). Kutipan Log IMP ini, disimpan di UCLA, menjelaskan pengaturan pengiriman pesan dari komputer Host UCLA SDS Sigma 7 ke komputer Host SRI SDS 940.

Empat IMP pertama yaitu:[56]

  • Universitas California, Los Angeles (UCLA), tempat Leonard Kleinrock mendirikan Network Measurement Center, dengan SDS Sigma 7 yang menjadi komputer pertama yang dipasang IMP.
  • Pusat Penelitian Augmentasi di Stanford Research Institute (sekarang SRI Internasional), di mana Douglas Engelbart telah menciptakan sistem NLS yang inovatif, yaitu sistem hiperteks awal yang sangat penting, dan dapat menjalankan Network Information Center (NIC), dengan SDS 940 yang mengoperasikan NLS yang bernama "Genie", menjadi host pertama yang dipasang.
  • Universitas California (UCSB), dengan Pusat Matematika Interaktif Culler-Fried IBM 360/75, yang menjalankan OS/MVT sebagai mesin yang dipasang IMP.
  • Fakultas Komputer Universitas Utah, tempat Ivan Sutherland pindah, menjalankan DEC PDP-10 yang menjalankan sistem operasi TENEX.

Sambungan host pertama yang berhasil pada ARPANETd terjadi antara pemrogram SRI (Stanford Research Institute), Bill Duvall dengan mahasiswa UCLA, Charley Kline, pada pukul 10:30 pm PST, 29 Oktober 1969 (6:30 UTC, 30 Oktober 1969).[57] Kline terhubung dari komputer host SDS Sigma 7 UCLA (di ruangan Boelter Hall 3420) ke komputer host SDS 940 milik Stanford Research Institute. Kline mengetik perintah "login," tetapi awalnya SDS 940 mengalami kegagalan. Sekitar satu jam kemudian, setelah Duvall menyesuaikan parameter pada SDS 940, Kline mencoba lagi dan berhasil masuk ke SDS 940. Oleh karena itu, dua karakter pertama yang berhasil dikirim melalui ARPANET adalah “lo” (dua karakter pertama dari kata “login”).[58] Tautan ARPANET permanen pertama dibuat pada 21 November 1969, antara IMP di UCLA dan IMP di Stanford Research Institute. Pada 5 Desember 1969, jaringan empat-node awal dibuat.

Elizabeth Feinler menulis Resource Handbook pertama untuk ARPANET pada tahun 1969 yang mengarah pada pengembangan direktori ARPANET.[59] Direktori tersebut, dibangun oleh Feinler dan sebuah tim yang memungkinkan untuk menavigasi ARPANET. [60][61]

Pertumbuhan dan evolusi

Peta jaringan ARPA 1973

Roberts melibatkan Howard Frank untuk berkonsultasi tentang desain topologi jaringan. Frank membuat rekomendasi untuk meningkatkan keluaran dan mengurangi biaya dalam jaringan yang ditingkatkan.[62] Pada Maret 1970, ARPANET mencapai Pantai Timur Amerika Serikat, ketika IMP di BBN di Cambridge, Massachusetts terhubung ke jaringan. Setelah itu, ARPANET terus berkembang: 9 IMP pada Juni 1970, 13 IMP pada Desember 1970, kemudian 18 IMP pada September 1971 (ketika jaringan mencakup 23 universitas dan host pemerintah), 29 IMP pada Agustus 1972, dan 40 pada September 1973. Pada Juni 1974, ada 46 IMP, dan pada Juli 1975, jaringannya berjumlah 57 IMP. Pada 1981, jumlahnya adalah 213 komputer host, dengan host lain yang terhubung sekitar setiap dua puluh hari.[56]

Larry Roberts melihat proyek ARPANET dan NPL pada tahun 1970 perlu untuk dihubungkan melalui tautan satelit. Kelompok riset Peter Kirstein di Universitas Kolese London (UCL) kemudian dipilih pada tahun 1971 menggantikan NPL untuk koneksi Inggris. Pada bulan Juni 1973, tautan satelit transatlantik menghubungkan ARPANET ke Norwegian Seismic Array (NORSAR), melalui Stasiun Bumi Tanum di Swedia, dan selanjutnya melalui sirkuit terestrial ke TIP di UCL. UCL menyediakan gerbang jaringan untuk interkoneksi dengan jaringan NPL yaitu jaringan interkoneksi pertama, dan selanjutnya SRCnet yang menjadi cikal bakal jaringan JANET Inggris.[63][64]

Performa jaringan

Pada tahun 1968, Roberts membuat kontrak dengan Kleinrock untuk mengukur kinerja jaringan dan mencari area untuk perbaikan.[37][65][66] Berdasarkan karya Kleinrock sebelumnya pada Teori Antrian, Kleinrock menentukan model matematika dari kinerja jaringan sambungan paket, yang mendukung pengembangan ARPANET pada awal 1970-an.[22][37][33]

Operasi

Demonstrasi internetworking menghubungkan ARPANET, PRNET, dan SATNET pada 1977

ARPANET adalah proyek penelitian yang berorientasi pada komunikasi, bukan berorientasi pada pengguna dalam desain.[67] Meskipun demikian, pada musim panas 1975, ARPANET dinyatakan "operasional". Badan Komunikasi Pertahanan mengambil kendali karena ARPA dimaksudkan untuk mendanai penelitian tingkat lanjut.[56] Sekitar waktu ini, perangkat enkripsi ARPANET pertama dikerahkan untuk mendukung lalu lintas rahasia.

Konektivitas transatlantik dengan NORSAR dan UCL kemudian berkembang menjadi SATNET. ARPANET, SATNET dan PRNET saling berhubungan pada tahun 1977.

Akses ke ARPANET diperluas pada 1981, ketika National Science Foundation (NSF) mendanai Computer Science Network (CSNET).

Pada bulan September 1984, restrukturisasi ARPANET diselesaikan, ARPANET memberikan militer A.S. Military Network (MILNET) untuk komunikasi departemen pertahanan yang tidak rahasia.[68][69] Gerbang jaringan terkendali menghubungkan kedua jaringan. Kombinasi tersebut disebut sebagai Defense Data Network (DDN).[70] Kemudian jaringan sipil dan militer dipisahkan sehingga mengurangi 113 node ARPANET sebanyak 68 node. MILNET kemudian menjadi NIPRNet.

Penonaktifan

Pada awal 1980-an, NSF mendanai pendirian pusat superkomputer nasional di beberapa universitas, dan menyediakan akses jaringan dan interkonektivitas jaringan dengan proyek NSFNET pada tahun 1986.

NORSAR dan University College London kemudian tidak lagi memakai ARPANET dan mulai menggunakan TCP/IP melalui SATNET pada tahun 1982.[71]

Proyek ARPANET secara resmi dinonaktifkan pada tahun 1990. IMP dan TIP asli dihapus saat ARPANET ditutup setelah NSFNet diperkenalkan, tetapi beberapa IMP tetap beroperasi hingga Juli 1990.[72][73]

Laporan Penyelesaian ARPANET, yang diterbitkan bersama oleh BBN dan ARPA, menyimpulkan bahwa:

 ...cukup tepat untuk mengakhiri dengan catatan bahwa program ARPANET memiliki umpan balik yang kuat dan langsung ke dalam dukungan dan kekuatan ilmu komputer, yang dari mana jaringan itu sendiri, muncul.[74]

Setelah penonaktifan ARPANET pada 28 Februari 1990, Vinton Cerf menulis sebuah ratapan yang berjudul "Requiem of the ARPANET" yang berarti:[75]

Itu adalah yang pertama, dan menjadi yang pertama, yang terbaik,
tapi sekarang kita membaringkannya untuk beristirahat.
Sekarang berhenti sebentar dengan saya, meneteskan air mata.
Untuk auld lang syne, untuk cinta, selama bertahun-tahun
pelayanan yang setia, tugas yang dilakukan, saya menangis.
Taruh paketmu, sekarang, wahai teman, dan tidur.

-Vinton Cerf

Senator Albert Gore, Jr. menulis Undang-Undang Komputasi dan Komunikasi Kinerja Tinggi tahun 1991, yang biasa disebut "RUU Gore", setelah mendengar konsep 1988 untuk National Research Network yang diajukan ke Kongres oleh kelompok yang diketuai oleh Leonard Kleinrock. RUU ini disahkan pada tanggal 9 Desember 1991 dan mengarah ke National Information Infrastructure (NII) yang oleh Al Gore disebut sebagai jalan raya informasi.

Proyek ARPANET mendapatkan dua IEEE Milestones, keduanya didedikasikan pada tahun 2009.[76][77]

Peninggalan

ARPANET dalam konteks yang lebih luas

ARPANET terkait dengan banyak proyek penelitian lain, baik yang memengaruhi desain ARPANET, atau yang merupakan proyek tambahan atau yang berasal dari ARPANET.

Protokol antar-jaringan yang dikembangkan oleh ARPA dan pertama kali diimplementasikan pada ARPANET yang membuka jalan bagi komersialisasi masa depan dari jaringan baru di seluruh dunia, yang dikenal sebagai Internet.

Perangkat lunak dan protokol

Ikhtisar

Titik awal dari komunikasi host-ke-host pada ARPANET pada tahun 1969 adalah protokol 1822, yang mendefinisikan transmisi pesan ke IMP.[78] Format pesan dirancang untuk bekerja secara jelas dengan berbagai arsitektur komputer. Pesan 1822 pada dasarnya terdiri dari jenis pesan, alamat host numerik, dan bidang data. Untuk mengirim pesan data ke host lain, host pengirim memformat pesan data yang berisi alamat host tujuan dan pesan data yang dikirim, dan kemudian mengirimkan pesan melalui antarmuka perangkat keras 1822. IMP kemudian mengirimkan pesan ke alamat tujuan, baik dengan mengirimkannya ke host yang terhubung secara lokal, atau dengan mengirimkannya ke IMP lain. Ketika pesan pada akhirnya dikirim ke host tujuan, IMP penerima akan mengirimkan pesan Ready for Next Message (RFNM) atau siap untuk pesan selanjutnya ke pengirim, host IMP.

Tidak seperti datagram Internet modern, ARPANET dirancang untuk secara andal mengirimkan pesan 1822, dan untuk memberi tahu komputer host ketika kehilangan pesan. IP kontemporer tidak dapat diandalkan, sedangkan TCP dapat diandalkan. Meskipun demikian, protokol 1822 terbukti tidak memadai untuk menangani beberapa koneksi di antara berbagai aplikasi yang berada di komputer host. Masalah ini telah diatasi dengan Network Control Program (NCP), yang menyediakan metode standar untuk membangun hubungan komunikasi dua arah yang andal, dengan aliran terkontrol, di antara berbagai proses di komputer host yang berbeda. Antarmuka NCP memungkinkan perangkat lunak aplikasi untuk terhubung di seluruh ARPANET dengan menerapkan protokol komunikasi tingkat tinggi, contoh awal konsep protocol layering kemudian dimasukkan dalam model OSI.[79]

Steve Crocker membentuk "Kelompok Kerja dalam Jaringan" dengan Vint Cerf yang juga bergabung dengan Kelompok Kerja Jaringan Internasional di awal tahun 1970-an.[80] Kelompok-kelompok ini mempertimbangkan bagaimana menghubungkan jaringan sambungan paket dengan spesifikasi yang berbeda, yaitu internetworking. Penelitian dipimpin oleh Bob Kahn di DARPA dan Vint Cerf di Universitas Stanford, kemudian DARPA menghasilkan formulasi Transmission Control Program (TCP),[11] dengan spesifikasi RFC 675 yang ditulis oleh Cerf dengan Yogen Dalal dan Carl Sunshine pada Desember 1974. Pada tahun berikutnya, pengujian dimulai melalui implementasi bersamaan di Stanford, BBN dan Universitas Kolese London.[71] Pada awalnya desain monolitik, perangkat lunak didesain ulang sebagai protokol stack modular dalam versi 3 pada tahun 1978. Awalnya disebut sebagai IP/TCP, versi 4 dipasang di ARPANET untuk penggunaan produksi pada Januari 1983, menggantikan NCP. Pengembangan paket protokol Internet lengkap pada tahun 1989, sebagaimana diuraikan dalam RFC 1122 dan RFC 1123, dan kemitraan dengan industri telekomunikasi dan komputer meletakkan dasar untuk adopsi TCP/IP sebagai paket protokol komprehensif dan sebagai komponen inti dari Internet.[81]

Aplikasi jaringan

NCP menyediakan set standar layanan jaringan yang dapat dibagikan oleh beberapa aplikasi yang berjalan pada satu komputer host. Hal ini membawa kepada evolusi protokol aplikasi yang beroperasi, lebih atau kurang, secara independen dari layanan jaringan yang mendasarinya, dan memungkinkan kemajuan independen dalam protokol yang mendasarinya.

Telnet dikembangkan pada tahun 1969 dimulai dengan RFC 15, yang diperpanjang di RFC 855.

Spesifikasi asli untuk File Transfer Protocol ditulis oleh Abhay Bhushan dan diterbitkan sebagai RFC 114 pada 16 April 1971. Pada 1973, spesifikasi File Transfer Protocol (FTP) yang telah ditentukan (RFC 354) dan diimplementasikan, memungkinkan transfer file melalui ARPANET.

Pada tahun 1971, Ray Tomlinson, dari BBN mengirim surel jaringan pertama (RFC 524, RFC 561).[82] Pada tahun 1973, email merupakan 75% dari lalu lintas ARPANET.

Spesifikasi Network Voice Protocol (NVP) ditetapkan pada tahun 1977 (RFC 741), dan kemudian diimplementasikan. Tetapi, karena kekurangan teknis, panggilan konferensi melalui ARPANET tidak pernah bekerja dengan baik, Voice over Internet Protocol (paket suara) kontemporer baru ada puluhan tahun setelahnya.

Perlindungan kata sandi

Algoritma hash Polinomial Purdy dikembangkan untuk ARPANET untuk melindungi kata sandi pada tahun 1971 atas permintaan Larry Roberts, kepala ARPA pada waktu itu. Algoritma tersebut menhitung sebuah polinomial dengan derajat 224 + 17 modulo 64-bit prima p = 264 - 59. Algoritma ini kemudian digunakan oleh Digital Equipment Corporation (DEC) untuk kata sandi hash dalam sistem operasi VMS dan masih digunakan untuk tujuan yang sama.

Teknologi

Dukungan untuk sirkuit antar-IMP hingga 230,4 kbit/s ditambahkan pada tahun 1970, karena pertimbangan biaya dan daya pemrosesan IMP kemampuan ini tidak digunakan secara aktif.

Pada tahun 1971, dimulai penggunaan Honeywell 316 non-ruggedized (yang secara signifikan lebih ringan) sebagai IMP. Komputer tersebut juga dapat dikonfigurasikan sebagai Terminal Interface Processor (TIP), yang menyediakan dukungan server terminal hingga 63 terminal serial ASCII melalui pengontrol multi-line menggantikan salah satu host.[83] Seri 316 menampilkan tingkat integrasi yang lebih besar daripada seri 516, yang membuatnya lebih murah dan lebih mudah dirawat. Seri 316 dikonfigurasi dengan memori inti 40 kB untuk TIP. Ukuran memori inti kemudian ditingkatkan, menjadi 32 kB untuk IMP, dan 56 kB untuk TIP, pada tahun 1973.

Pada tahun 1975, BBN memperkenalkan perangkat lunak IMP yang berjalan pada multi-prosesor Pluribus. Perangakat lunak ini muncul di beberapa situs. Pada tahun 1981, BBN memperkenalkan perangkat lunak IMP yang berjalan pada produk prosesor C/30-nya sendiri.

Aturan dan etiket

Karena ARPANET mendapat pendanaan pemerintah, bentuk lalu lintas tertentu tidak disarankan atau dilarang.

Leonard Kleinrock mengklaim telah melakukan tindakan ilegal pertama di Internet, setelah mengirim permintaan untuk mengembalikan pisau cukur listriknya setelah pertemuan di Inggris pada tahun 1973. Pada saat itu, penggunaan ARPANET untuk alasan pribadi dianggap melanggar hukum.[84]

Pada tahun 1978, bertentangan dengan aturan jaringan, Gary Thuerk dari Digital Equipment Corporation (DEC) mengirimkan surel massal pertama ke sekitar 400 klien potensial melalui ARPANET. Dia mengklaim bahwa ini menghasilkan $13 juta pada penjualan produk DEC, dan menyoroti potensi surel pemasaran.

Sebuah buku pegangan 1982 tentang komputasi di Lab AI MIT menyatakan tentang etiket jaringan:[85]

Dianggap ilegal untuk menggunakan ARPANet untuk apa pun yang tidak secara langsung mendukung bisnis Pemerintah ... pesan pribadi kepada pelanggan ARPANet lainnya (misalnya, untuk mengatur kumpul-kumpul atau memeriksa dan mengucapkan salam ramah) pada umumnya tidak dianggap berbahaya ... Mengirim surat elektronik melalui ARPANet untuk keuntungan komersial atau tujuan politik adalah anti-sosial dan ilegal. Dengan mengirim pesan seperti itu, Anda dapat menyinggung banyak orang, dan ada kemungkinan untuk membuat MIT dalam masalah serius dengan badan-badan Pemerintah yang mengelola ARPANet.

Referensi

Sumber

Pranala luar